Kearifan Lokal Minangkabau
Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.
aaa
"aaa"
aaa
Daftar Pepatah Petitih
Bekal ka hari tuo
"Bekal ke hari tua."
Ilmu, kebajikan, dan tabungan kebaikan yang disiapkan sejak dini akan menjamin ketenteraman di masa tua.
Ilmu jadi pelindung
"Ilmu jadi pelindung."
Pemahaman yang benar menjadi perisai utama dari bahaya tipu daya, kesesatan, dan kebodohan.
Ilmu jadi penerang
"Ilmu jadi penerang."
Pengetahuan menghadirkan kejelasan arah dan pandangan hidup dalam menghadapi keraguan.
Ilmu jadi sandaran
"Ilmu jadi sandaran."
Keahlian dan kapasitas diri menjadi tumpuan yang kokoh dalam mengambil keputusan hidup.
Ilmu jadi panuntun
"Ilmu jadi penuntun."
Hikmah dan ilmu menjadi penunjuk kompas etika agar langkah hidup tetap berada di jalan kebenaran.
Ilmu jadi pegangan
"Ilmu jadi pegangan."
Prinsip keilmuan yang kuat menjadi pedoman berintegritas yang tak mudah goyah oleh arus zaman.
Ilmu jadi cahayo
"Ilmu jadi cahaya."
Kebenaran ilmu memancarkan kemuliaan dan menghalau kebodohan dari dalam diri dan lingkungan sekitar.
Ilmu jadi jalan
"Ilmu jadi jalan."
Penguasaan ilmu adalah sarana terpenting untuk menuntun manusia mencapai derajat keberhasilan dan kemuliaan.
Ilmu jadi kunci
"Ilmu jadi kunci."
Ilmu pengetahuan adalah sarana pembuka segala pintu kesuksesan, solusi masalah, dan kebijaksanaan hidup.
Nasi alah jadi bubua
"Nasi sudah jadi bubur."
Suatu hal atau kekeliruan yang telah terlanjur terjadi dan tidak bisa diubah kembali, sehingga harus disikapi dengan ikhlas dan mencari jalan keluar.
Ado gula, ado samut
"Ada gula, ada semut."
Di mana ada sumber rezeki, kesenangan, atau kemakmuran, di sanalah orang-orang akan ramai berdatangan.
Aia barieh tanda indak dalam
"Air beriak tanda tidak dalam."
Orang yang terlalu banyak bicara dan gemar menyombongkan diri biasanya memiliki ilmu pengetahuan yang dangkal.