Kearifan Lokal Minangkabau
Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.
aaa
"a"
a
Daftar Kato Mamangan
"Alam dipelajari untuk hidup, syariat dituruti untuk ibadah."
Menimba ilmu dari fenomena alam semesta untuk bertahan hidup dan membangun peradaban, serta mematuhi aturan syariat Islam demi keselamatan akhirat.
Tahu di ujuang sabalun sampai, tahu di rantiang sabalun patah.
"Tahu di ujung sebelum sampai, tahu di ranting sebelum patah."
Memiliki visi jauh ke depan, perencanaan yang matang, serta kecerdasan mengantisipasi akhir dari suatu tindakan sebelum risiko terjadi.
Jan baboros-boros rasaki, jan bangan-angan mambuek doso.
"Jangan boros-boros rezeki, jangan berangan-angan berbuat dosa."
Larangan menghamburkan harta nikmat secara sia-sia serta larangan menuruti angan-angan atau niat untuk berbuat kemaksiatan.
Muko janiah panarik sayang, iman kuat panarik surga.
"Muka jernih penarik sayang, iman kuat penarik surga."
Sikap ramah, tulus, dan berseri akan mengundang rasa kasih sayang sesama, sedangkan keimanan yang kokoh menjadi jalan utama meraih surga.
Sakali laya takambang, pantang suruik ka balakang.
"Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang."
Keteguhan tekad, konsistensi, dan pantang menyerah; setiap tujuan mulia yang telah diputuskan harus diperjuangkan hingga selesai tanpa mundur.